Sandal Setengah Juta – BALIYA.ID

Lalu saya bertanya, apakah sandal setengah juta itu sudah memiliki kepastian akan membawa kakimu melangkah menuju hal-hal baik?

Seorang teman menunjukkan sandal barunya kepada saya. Ia terus menunduk sambil memastikan bahwa sandal di kakinya masih baik-baik saja. Ia juga tidak lupa memberi tahu harga sandal yang menghiasi kakinya itu. Saya amat terkejut. Betapa ketidaktahuan saya membuat saya tampak bodoh atau…dia yang sangat tidak waras.

“Ini 500 ribu, lho.”

Saya terkejut sebab jika dia tidak memberitahu harganya, maka saya tidak akan tahu jika sandal ini, sandal setengah juta—mahal. Lalu saya bertanya, apakah sandal setengah juta itu sudah memiliki kepastian akan membawa kakimu melangkah menuju hal-hal baik? Lalu dijawabnya, “Ini kekinian.”

Saya membalas, “Otak juga harus kekinian dong.”

mojok.co

Lalu saya memeluknya untuk menguatkan dia yang tampak menyesal menunjukkan kebanggaannya di hadapan saya. Pelukan ini juga untuk membuatnya merasa lebih baik saat otaknya mulai berpikir sedikit waras tentang semua pertanyaan saya. Sekaligus pelukan ini adalah tanda prihatin saya kepadanya. Sebab kakinya tidak tampak lebih bagus meski alas kaki itu berharga setengah juta. Surga yang katanya berada di bawah telapak kaki perempuan (Ibu) juga belum juga menampakkan diri, meski diimingi setengah juta.

Otak saya berpikir tentang uang setengah juta yang mungkin cukup untuk membangun bisnis sandal lukis, sandal kata-kata, atau sandal apapun yang tetap murah, nyaman, bebas, merdeka, produk lokal, namun juga kekinian. Sama sekali tidak salah memiliki sandal-sandal kekinian dengan harga meroket ini. Sekali lagi tidak ada yang salah. Asal uang yang digunakan itu halal, hasil kerja sendiri, tidak memeras teman, orangtua, apalagi pacar—jangan. Itu akan berat.

Saya mungkin bukan wanita kekinian. Tidak apa. Cukup membeli sandal yang nyaman dipakai dan tidak membuat saya harus menjaganya terlalu berhati-hati. Malahan, sebaliknya, sandal itu yang menjaga saya dari panasnya gesekan, benda-benda tajam yang bisa kapan pun mengenai saya. Bayangkan, seorang perempuan harus menghindari bercak air hujan dengan jalan memutar yang memakan waktu 20 menit lebih lama. Kemudian setiap 5 menit harus mengelap sandal kesayangannya dengan tisu basah. Betapa merepotkannya alas kaki ini.

Belum tentu seseorang yang melihat langsung tertuju pada sandal “mahal” itu. Jika bertemu orang macam saya, kode apapun yang anda berikan jika sandal itu sandal mahal, maka saya tak mampu memahaminya.

Apakah kekinian membuat seseorang kehilangan kewarasannya? Teruntuk wanita yang sudah terlanjur membelinya dan menyesal telah merelakan cuma-cuma uang setengah juta itu, tidak usah terlalu risau. Sandal kekinian itu setidaknya telah melampiaskan rasa ingin tahu Anda.

Tanah yang anda pijak tetaplah tanah. Lumpur yang Anda pijak juga tidak akan berubah menjadi taman bunga di bawah kaki-kaki kekinian itu. Namun, Anda belum terlambat untuk menjualnya. Harga second sandal ini juga masih menegangkan.

Akan ada banyak pembeli wanita yang berdatangan dan Anda tahu bahwa Anda tidak sendirian dalam ketidakwarasan itu. Teruntuk wanita yang sudah membelinya dan tidak menyesal, berarti sandal itu telah membuat Anda merasa nyaman.

Frame wanita kekinian telah Anda dapatkan, tentu harganya tidak murah. Menjadi kekinian memang selalu didambakan. Sayang, kekinian terhadap wawasan juga kecerdasan kadang tak begitu menarik untuk diikuti. Ada yang makin giat mengoleksi berbagai bentuk, berbagai ukuran, berbagai warna dari sandal-sandal kekinian itu. Lalu dipajangnya hati-hati, dihias untuk diunggah di story Instagram, beramai-ramai komentar, lalu Anda mendapat pengakuan perihal kekinian itu.

Tentang sandal dan wanita memang menarik. Penghias kaki bisa jadi simbol sebuah harga diri. Ketika kawanan pophits bertemu dengan sandal jepit biasa, maka seseorang langsung tak berterima saat itu juga. Mereka dipaksa mengikuti kekinian itu tanpa tahu apa bedanya berjalan dengan sandal mahal, dan sandal biasa-biasa saja. Sah-sah saja, itu semua hanya soal pilihan. Namun, alangkah bijaksana kiranya bila pilihan yang diambil waras dan masuk akal.

Sebelumnya, soal sandal ini juga sempat menggetarkan dunia maya. Ini terjadi di Kuta, Bali. Ribuan manusia membentuk barisan panjang di tengah terik yang berganti hujan lalu terik lagi hanya demi sebuah sandal jepit bermerek. Ribuan orang, entah datangnya dari mana, yang kebanyakan wanita, baik paruh baya, setengah remaja, remaja tanggung, dan macam-macamnya berkumpul rela mengantre berjam-jam demi mendapatkan sandal impian mereka yang tengah diskon besar.

Bahkan yang dari kampung pun meluangkan waktu untuk ikutan antre agar label kekinian itu bisa dinobatkan pada dirinya. Siapa yang menobatkan? Ya, rasa bangga itu. Ya, rasa keakuan itu.

Belum lagi soal sandal bisa menjadi perusak rumah tangga. Seorang suami yang ‘waras’ tidak ingin memenuhi kekinian istrinya. Lalu, mereka terlibat pertengkaran hanya karena sandal. Ini benar terjadi dan sering diparodikan. Akan tercatat bahwa kasus perceraian makin tinggi di Indonesia. Penyebab yang paling kekinian adalah perihal sandal.

Telah dengan jelas bahwa ada pergeseran makna memakai sandal jepit. Dahulu, penggunaan sandal jepit adalah tentang sebuah kejujuran kepada telapak kaki. Memakai sandal jepit adalah sebuah kenyamanan, praktis, santai, dan tidak sedang dalam situasi yang banyak aturan. Namun, sekarang sandal adalah tentang seberapa kaya ia, tentang seberapa kekinian seseorang, dengan mengesampingkan kebebasan, kemerdekaan, kenyamanan, dan kewarasan itu sendiri.

Tentang wanita dan sandalnya adalah perkara yang tidak bisa dijelaskan oleh logika. Mereka akan punya segudang pembenaran untuk membeli sandal setengah juta itu.

Sumber : mojok.co

Sandal Wanita

Khawatir Sandal Rp5 Juta Hilang Saat Salat, Pria Malaysia Bayar Teman untuk Menjagai – BALIYA.ID

Memiliki barang mewah, tak jarang membuat seseorang takut kehilangan. Contohnya datang dari Malaysia. Tak ingin kehilangan, seorang pria di sana terpaksa meminta temannya untuk menjaga sandal miliknya.

Sebagai imbalan, pria itu memberi kepada teman yang telah menjaga sandal kepunyaannya senilai 20 ringgit Malaysia atau Rp67 ribu.

Sandal merek Fendi seharga Rp5 juta (Dok.Twitter/@Czero_)

“Seorang teman membayar saya untuk menjaga sandalnya saat salat di masjid. Dia kira bercanda. Dia memberi saya 20 ringgit. Saat Googling (harga sandal itu) mffw,” kicau pemilik akun @czero.

Kicauan tersebut rupanya menjadi viral. Lebih 17 ribu yang me-retweet cerita itu dan 16 ribu memberi tanda suka.

Cerita bermula saat ia dan temannya berada di sebuah pernikahan sekitar pukul 19.00 pada 23 November 2019. Karena waktu salat tiba, mereka salat bergiliran dan temannya salat berikutnya sekaligus untuk menjaga sandal temannya.

Pria itu rupanya penasaran mengapa temannya memintanya untuk menjaga sandalnya. Saat berada di luar, ia sengaja untuk mencari harga sandal tersebut.

Ia ingin tahu berapa harga sandal merek Fendi tersebu yang dipakai lelaki dengan sebutan Mus itu. Ia kaget ternyata harga sepasang sandal itu 1.600 ringgit atau Rp5 juta.

Ketika pos itu beredar, Mus harus menghadapi reaksi keras dari beberapa orang. Ia dinilai, tak pantas mengenakan sandal untuk pernikahan.

“Saya memakai Flippers kemarin dan tidak ada yang mengatakan apa-apa, asalkan Anda tidak telanjang. Tapi lain kali saya akan pastikan untuk memakai Crocs,” ujar Mus, pemilik sandal.

Sumber : liputan6.com

Sandal Wanita

Berangkat Kerja Pakai Piyama, Sandal Melaney Ricardo Curi Perhatian Nih! – BALIYA.ID

Cantih mah bebas! Mau pakai baju apa saja tetap oke. Seperti Melaney Ricardo yang belum lama ini pamer penampilannya ketika akan berangkat kerja.

Dari atas kepala hingga kaki, gayanya tabrak warna. Ibu dua anak ini mengenakan piyama warna pink motif, topi merah dan sandal warna biru tua.

instagram/melaney_ricardo

“Berangkat kerja dari dari pagi pake piyama, nikmat dunia mana yang kau dustakan,” curhat Melaney Ricardo, Rabu (15/1/2020).

Meski tampil dengan makeup tebal, ia justru mengenakan piyama. Gayanya ini yang membuat netizen memuji kecantikannya.

“Walaupun pakek piyama tapi keliatan lebih cantik,” sanjung seorang netizen.

Sayangnya beberapa netizen justru tertarik untuk mengomentari sandal yang dikenakan Melaney Ricardo.

Ada yang bertanya harga hingga menyebut sandalnya mirip dengan milik Syahrini.

“Kak @melaney_ricardo sendalnya mirip ma sendal akoh. Aku belinya 25ribu. Wkwk itu 25ribu juga kah? Hehehe,” tanya netizen.

“Ka Mel. Pengen julid deh, itu sendalnya setara sama sendalnya Inces khannn. Yang Erme erme,” timpal netizen lain.

Sumber : matamata.com

Sandal Wanita

Sebut Pakai Sandal Seharga Rp 25 Ribu, Inilah Potret Hotman Paris Saat Liburan ke Bali – BALIYA.ID

Diketahui Hotman Paris tengah berada di Bali untuk menikmati liburan.

Pengacara kondang Hotman Paris nampaknya ingin benar-benar menikmati liburan akhir tahunnya.

Pria berdarah batak tersebut memilih Bali sebagai tempat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.

Rekan kerja Melaney Ricardo tersebut bahkan tak terlalu memusingkan urusan penampilan saat liburan.

Pasalnya, Hotman Paris mengaku memilih mengenakan kaos oblong dan celana pendek.

Instagram/hotmanparisofficial

Bahkan, pria berusia 60 tahun itu juga memilih sandal dengan harga di bawah Rp 30 ribu.

Hal tersebut terungkap lewat postingan video di Instagram Hotman Paris pada Senin (23/12/2019).

Dalam postingannya, Hotman nampak sedang berada di balkon sebuah kamar hotel yang menghadap ke laut

“Salam Hotman Paris, musim kerja sudah selesai, syuting Metrotv baru selesai.

Now jas sebentar lagi dibuka, bakal pakai sandal dengan harga 25 ribu.

Hidup harus begitu and cewek-cewek di Jakarta lupakan Hotman Paris.

Ratusan rakyat di Kopi Johny, nanti tunggu di Januari, I’ll be there,” ujar Hotman.

Tak sekedar omong kosong, Hotman pun kembali mengunggah foto dirinya saat tengah memakai sandal seharga 25 ribu.

Sandal tersebut nampak berwarna hitam dengan detail putih di bagian talinya.

Hal tersebut tentunya berbeda jauh dengan citra Hotman Paris.

Selama ini Hotman memang dikenal sebagai sosok yang kerap memamerkan kemewahan.

Mulai dari setelan jas yang fancy, cincin berlian, jam tangan mahal, hingga mobil lamborghini.

Warganet pun banyak memuji kejujuran Hotman Paris.

aguswijaya1439
Gue demen Bang Hotman. Keren ga pake sandiwara.

iam_chairul
panutan

deborah_tan
Happy holidays too bang Hotman Paris. Gbu & fam.

Kujungannya Hotman Paris ke Bali kali ini ternyata tak sekadar untuk liburan.

Melalui beberapa postingannya di Instagram, Hotman Paris terlihat sedang membangun sebuah bar di Bali.

Pria berusia 60 tahun tersebut bahkan terjun langsung meninjau pembangunan bisnis barunya tersebut.

Hal tersebut terlihat dari unggahan videonya di Instagram pada Sabtu (20/12/2019).

Hotman nampak begitu santai dengan mengenakan kaos oblong berwarna abu-abu yang ia padukan dengan celana pendek bermotif.

“Halo Hotman dengan kontraktor Pak Gedhe dan partner-nya Raja si Batak, tuh akhirnya serius juga bikin bar di Seminyak Bali,” ungkap Hotman.

Rekan kerja Melaney Ricardo itu lantas menunjukkan beberapa tukang yang sedang mengerjakan bar-nya.

“Gue tuh di Bali bukan cari cewek tauk, nyinyir mulu semua lo, liat nih gue kerja nih,” ujar Hotman.

Hotman juga membeberkan nama bar yang menjadi bisnis barunya tersebut sekaligus promo yang ia berikan.

“Namanya nanti Bar The Hotman Paris.

Khusus cecan-cecan (cewek cantik) akan dikasih promosi awal,” pungkasn

ya. (TribunStyle.com/Febriana)

Sumber : solo.tribunnews.com

sandal Wanita

Kerajinan Tangan Warga Sakai di Minas Ramah Lingkungan, Gubernur Riau Syamsuar: Sandal Pandan Bisa Dijual Untuk Hotel – BALIYA.ID

Dalam perjalanan ke Kota Dumai, Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar, menyempatkan diri singgah ke Kelompok Kerajinan Tangan Sakai di Kampung Minas Barat, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Riau, Rabu (15/1/2020).

Sumber : goriau.com

Syamsuar kagum melihat hasil kerajinan tangan berupa sandal yang terbuat dari daun pandan yang dikeringkan dari warga sakai di Minas. Kerajinan berupa sandal ini bisa dijual untuk kebutuhan sandal di hotel yang ada di Riau, khususnya di Kota Pekanbaru.

“Sandalnya unik dan sangat mencerminkan kearifan lokal, serta ramah lingkungan. Sandal daun pandan kering ini bisa dipasarkan di hotel-hotel yang ada di Riau,” kata Syamsuar kepada GoRiau.com, usai melihat hasil kerajinan tangan sandal daun pandan kering karya warga sakai.

Syamsuar juga menyarankan kepada Ketua Kelompok Kerajinan Tangan Sakai Minas Barat, Vince Wahyudi, agar sandal yang ramah lingkungan ini dijual juga melalui aplikasi digital. Sehingga, pasar dari sandal tersebut tidak hanya di Riau saja, tapi bisa nasional, bahkan international.

“Kami akan bantu memasarkan produk lokal ini. Sehingga, omset dari produk ini bisa meningkat dan bisa membuka lapangan pekerjaan baru, serta membantu meningkatkan ekonomi warga sekitar,” ungkap Syamsuar.

Vince Wahyudi menceritakan kepada GoRiau.com, dalam sehari bisa membuat 20 pasang sampai 30 pasang sandal daun pandan. Dalam waktu sebulan, bisa memproduksi 200 pasang sandal memiliki harga Rp10.000 sampai Rp15.000 per pasangnya.

“Saat ini kami menjualnya untuk warga sekitar dan melalui media sosial facebook. Omset dalam sebulan baru menghasilkan Rp300 ribu sampai Rp500 ribu,” ujar Vince.

Dijelaskan Vince, saat ini pembuatan sandal pandan masih manual, dengan bantuan ibu-ibu sekitar. Untuk sepasang sandal dapat dibuat dengan waktu 5 menit. Dengan bantuan tiga orang, sehari bisa membuat 50 pasang sandal bahkan lebih.

“Bahan baku sandal yang unik ini sangat mudah dicari, hanya daun pandan yang dikeringkan. Selain unik, daun pandan ini merupakan kebudayaan warga sakai, sebab selalu dipakai dalam bentuk tikar ataupun tas,” ungkap Vince.

a pun berharap, dengan kedatangan orang nomor satu di Riau ke tempatnya, ada perhatian dari Pemerintah Provinsi Riau yang dapat membantu mesin pres dan mesin jahit untuk Kelompok Kerajinan Tangan Sakai di Kampung Minas Barat, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak.

“Harapannya, kami masyarakat sakai bisa maju kedepannya dan berhasil. Pemprov Riau juga bisa membimbing kami, agar dapat lebih maju dalam mengembangkan ekonomi kreatif,” jelas Vince.

Syamsuar dalam perjalanan ke Kota Dumai didampingi Ketua TP PKK Riau Hj Misnarni Syamsuar, Kepala Dinas Perhubungan Riau sekaligus Plt Kepala Dinas PU-Perkimtan Riau, Taufiq OH. 

Sumber : goriau.com

Sandal Wedges

Berkat Dekranasda Sulsel, Lima Hotel di Makassar Gunakan Produk Sandal Enceng Gondok – BALIYA.ID

 Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sulsel mulai memetik hasil dari komitmen memajukan Industri Kecil Menengah (IKM) dengan menggandeng sejumlah hotel untuk menggunakan produk kerajinan lokal untuk kebutuhan tamu.

“Alhamdulillah sudah ada lima hotel bekerjasama dengan Dekranasda, memesan sandal hotel dari kerajinan enceng gondok, minimal 5.000 pasang per bulan selama satu tahun,” jelas Ketua Dekranasda Sulsel, Lies F Nurdin saat diskusi bersama puluhan pelaku IKM dari berbagai daerah di Baruga Lounge, Kantor Gubernur Sulsel, Jumat 3 Januari 2020.

makasar.terkini.id

Selain sandal enceng gondok, markisa dan kerajinan bunga akrilik juga mulai dipesan oleh sejumlah BUMN.

“Produk orderannya sampai luar provinsi, berjumlah ribuan, begitu banyak hasil kerajinan kami bangga sekali,” ujarnya.

Selain itu, Lies F Nurdin juga menggandeng Dinas Perdagangan dan Dinas Perindustrian Provinsi Sulawesi Selatan untuk mempersiapkan lokasi dan boks jualan bagi para pelaku IKM.

“Apapun harus kita lakukan untuk membantu teman-teman IKM, saat ini kami mulai menyediakan tiga titik di kota Makassar untuk digunakan sebagai lokasi memasarkan produk kerajinan, yakni di Benteng Rotterdam, kawasan di sekitar Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Sulawesi Selatan, dan dua titik di Anjungan Pantai Losari yang saat ini sedang dikoordinasikan bersama Pemkot Makassar,” terang Lies.

“Di Benteng Rotterdam ada 70 sampai 100 pengunjung setiap harinya, di situ bisa dihadirkan produk kerajinan, tanpa menarik biaya sewa tempat dan listrik,” sebutnya.

Selain menyediakan lokasi, Lies juga mengatakan akan mengusahakan bantuan box berjualan dengan memanfaatkan dana dari CSR perbankan.

Sebelumnya, Lies Nurdin telah memberikan bantuan 50 boks berjualan bagi pelaku IKM di Kabupaten Bone dan menyusul 25 boks untuk IKM di Kabupaten Takalar.

“Selanjutnya, bantuan ini akan kami fokuskan untuk Kota Makassar dan Kabupaten Maros,” tutupnya.

Sumber : makasar.terkini.id

Sandal Wedges

Sandal “Local Soul” Havaianas X Monez, Cuma Bisa Dibeli di Bali – BALIYA.ID

Bali merupakan salah satu destinasi musim panas yang dengan keunikannya, memadukan unsur tradisional dan modern hingga menjadi amat dikenal oleh jutaan wisatawan dari berbagai penjuru dunia.

Pulau ini memiliki jutaan kisah menarik, mulai dari seni, pemandangan alam, budaya, masyarakat, makanan, hingga gaya hidup, yang menjadikan Bali sebagai salah satu tujuan wisata terbaik di dunia.

Havaianas Local Soul, Bali(DOKUMENTASI HAVAIANAS)

Saking masyurnya, maka tentu tak salah jika Havaianas -sandal asal Brasil, memilih Bali sebagai tujuan wisata yang diapresiasi dalam koleksi eksklusif Local Soul.

Dalam koleksi Local Soul, Havaianas merayakan tempat-tempat di dunia, di mana kata SUMMER dieja dalam huruf kapital.

Nah, tak bisa disangkal, Bali adalah tempat di mana orang-orang merayakan semangat musim panas yang sama. 

Dalam koleksi ini, Havaianas berkolaborasi dengan aktivis seni Bali Monez Gusmang, atau biasa disapa dengan “Monez”.

Selama kehidupan karir profesionalnya, Monez telah menghasilkan banyak karya dengan gaya warna-warni dan sentuhan yang khas.

Kali ini Havaianas mengundang Monez untuk menyelam lebih dalam demi menghasilkan visualisasi musim panas tanpa akhir di Bali.

Kolaborasi ini menjadi kali pertama antara Havaianas dan seniman asli Indonesia.

Karya dari Monez dicetak pada model Classic Havaianas Top dan Slim yang memberikan kenyamanan, gaya santai dan sentuhan elegan.

Dalam siaran pers yang diterima Kompas.com disebutkan, keduanya menampilkan gambaran liburan terbaik di Bali.

Mulai dari berselancar di pantai-pantai terbaik Canggu, bermotor di sekitar Kuta dan Seminyak, ataupun bersantai menikmati indahnya pemandangan Monkey Forest di Ubud.

Semuanya dirangkum dalam ilustrasi karya Monez untuk koleksi Havaianas Local Soul Bali.

“Jadilah yang pertama untuk menyaksikan koleksi khas yang didesain sendiri oleh Monez,” kata Jitin Kapoor, Managing Director PT Kanmo Retail Indo, dalam siaran pers-nya.

Sumber : lifestyle.kompas.com/read/2019/12/20/082301620/sandal-local-soul-havaianas-x-monez-cuma-bisa-dibeli-di-bali?page=all

Sandal wanita

Puput Nastiti Devi Temani Ahok Acara Dinner, Sandal Tepleknya Jadi Sorotan, Ini Harganya – BALIYA.ID

Puput Nastiti Devi kembali jadi sorotan karena penampilannya.

Puput Nastiti Devi terlihat mendampingi Ahok baru-baru ini.

Tampil menawan, Puput Nastiti Devi mengenakan sandal teplek yang harganya selangit.

Sosok Puput Nastiti Devi ketika temani Ahok di acara dinner dan memakai sandal teplek jadi sorotan, ternyata merk Hermes segini harganya.

Jarang terlihat di publik, Puput Nastiti Devi kembali menarik perhatian dengan penampilannya.

Istri Ahok ini memang kerap mendampingi Ahok dengan mengenakan pakaian yang sangat simpel.

Apalagi setelah Ahok menjadi komisaris utama Pertamina.

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok telah menikah dengan mantan anggota Polwan, Puput Nastiti Devi pada 25 Januari 2019 silam.

Rumah tangga mereka cenderung tertutup dan tak banyak gembar gembor di publik.

Kini, Puput diketahui telah hamil anak Ahok dan sudah menggelar 7 bulanan pada Minggu 27 Oktober 2019.

Kemudian, beredar foto Puput Nastiti Devi lain yang juga menjadi viral.

Hal itu adalah foto penampakan Puput Nastiti Devi ketika mendampingi Ahok sebagai Petinggi Pertamina.

Meski sedang hamil besar, rupanya Puput Nastiti Devi terus berupaya mendampingi kegiatan Ahok BTP.

Puput Nastiti Devi tentu disorot penampilannya.

Hermes.com/Sandal teplek Hermes

Penasaran berapa harganya?

Ahok dan Puput Nastiti Devi kembali jadi sorotan saat menghadiri acara Christmas Dinner beberapa waktu lalu.

Saat itu, tampilan mantan ajudan Veronica Tan ini cukup menyita perhatian publik.

Dalam foto yang beredar, Ahok dan Puput Nastiti Devi tampak tengah berfoto dengan teman-temannya.

Tak seperti teman wanitanya, istri Ahok tampak menggunakan busana tertutup dengan perutnya yang semakin membuncit karena hamil anak pertama.

Puput Nastiti Devi menggunakan midi dress hitam yang dilapisi dengan puter barik bergambar wayang yang unik.

Tanpa pakai heels, Puput Nastiti Devi justru cuek menggunakan sandal teplek saat temani Ahok hadiri acara Dinner.

Meskipun hanya terlihat seperti sandal teplek biasa, ternyata harganya tak main-main, loh!

Diketahui, sandal teplek yang digunakan oleh Puput Nastiti Devi ini merupakan keluaran dari brand Hermes.

Dengan nama Hermes Oran Sandal, alas kaki ini dijual dengan harga $650 atau setara dengan Rp9 juta.

Tuh, mewah banget kan!

Sumber : newsmaker.tribunnews.com/2019/12/18

Sandal Wanita

Pakai Sandal Saat Jadi MC, Ini 9 Pesona Lee Dahee di GDA 2020 – BALIYA.ID

Pergelaran Golden Disk Awards 2020 sukses dilaksanakan pada 4-5 Januari kemarin di Gocheok Sky Dome, Korea Selatan. Acara penghargaan yang sudah dilaksanakan selama 34 tahun itu berjalan dengan lancar dan meriah karena setiap idol yang tampil telah menyiapkan konsep unik masing-masing.

1. Lee Dahee tampak begitu anggun ketika menghadiri acara GDA pada 4 Januari lalu

2. Gaun merah menyala yang dia kenakan sukses membuatnya semakin terlihat menawan

3. Di acara bergengsi tersebut, Lee Dahee ternyata dipercaya sebagai pembawa acaranya!

4. Penyanyi Korea Selatan ternama, Sung Sikyung adalah partner Lee Dahee malam itu

5. Dilansir laman Kstarlive, Lee Dahee rupanya gak pakai high heels selama memandu acara, lho!

6. Dia terlihat memakai slippers yang memiliki warna senada dengan gaunnya

7. Alasannya memakai sandal supaya tinggi badannya (176 cm) dapat mengimbangi Sung Sikyung (186 cm)

8. Ketika acara selesai, Lee Dahee menghampiri MAMAMOO dan berbincang akrab dengan mereka

9. Raut bahagia tak dapat dia sembunyikan saat berada di backstage. Dia sampai membagikan videonya di akun Instagram!

Sumber : idntimes.com/hype/entertainment/muna-waroh/pesona-lee-dahee-di-gda-2020-c1c2/full

Sandal Wanita

Gaya Hijab Kesha Ratuliu, Modis Pakai Sandal Rp14 Juta – BALIYA.ID

 Penampilan Kesha Ratuliu terlihat berbeda sejak memutuskan berhijab di akhir 2019. Hal itu merupakan keinginan dari calon suaminya, Adi Permana.

Perubahan itu terlihat sejak Kesha melangsungkan momen lamaran. Seiring waktu berjalan, keponakan Mona Ratuliu kini semakin mantap berhijab.

Foto: Instagram @kesharatuliu05

Dara berusia 21 tahun itu kerap tampil modis dengan pilihan outfit minimalis. Gayanya simpel namun tetap santun dan enak dilihat.

Seperti pada foto yang diunggah, Kesha mengenakan tunik beraksen layer yang simpel. Ia memakainya bersama celana kulot warna hitam serta hijab pashmina.

Potret #OOTD disempurnakan dengan sandal untuk memberi kesan rumahan. Tapi jangan salah, Kesha tidak memakai alas kaki sembarangan nih.

Setelah Dream telusuri, sandal yang dipakai Kesha merupakan koleksi dari brand kenamaan dunia. Ia memakai White Box Classic Oran Leather H Flats Slides Sandals dari brand Hermes.

Menilik situs Tradesy, sandal Hermes itu dibanderol mencapai US$1,065 atau Rp14,7 juta. Tetap modis dan berkelas meski sudah berhijab ya?

Sumber : dream.co.id/lifestyle/gaya-hijab-kesha-ratuliu-modis-pakai-sandal-rp14-juta-200109g.html

Sandal Wanita